Toilet Training Anak Ternyata Lebih Tenang Kalau Punya Potty Sendiri
Drama Toilet Training Kadang Lebih Melelahkan dari yang Dibayangkan ðŸ˜
Ada masa ketika mulai merasa si kecil sudah waktunya belajar lepas popok. Awalnya semangat sekali karena membayangkan anak akan cepat mandiri.
Tapi kenyataannya tidak sesimpel itu 😅
Baru diajak ke toilet beberapa menit, anak sudah kabur duluan. Kadang malah takut duduk di toilet besar karena merasa terlalu tinggi atau dingin.
Belum lagi momen ketika anak bilang mau pipis… tapi ternyata sudah terlambat ðŸ˜
Di situ baru terasa kalau toilet training memang butuh proses dan kesabaran.
Sampai akhirnya mulai mencoba menggunakan potty khusus anak supaya si kecil lebih nyaman belajar sendiri.
Hal Kecil yang Lumayan Membantu Saat Toilet Training
Ternyata anak lebih mudah belajar kalau suasananya dibuat santai dan nyaman.
Beberapa hal ini cukup membantu:
- jangan memaksa anak terlalu keras
- beri pujian kecil saat berhasil
- gunakan kata sederhana seperti “ayo pipis dulu”
- buat jadwal ke toilet secara rutin
- gunakan potty yang nyaman untuk anak
👉 Kadang anak bukan tidak bisa, hanya butuh waktu untuk terbiasa.
Produk yang Lagi Dipakai
[Dejavu Baby Potty Toilet Training Anak HSB716]
Kelebihan:
Aku pakai ini dan cukup membantu 😅 Lumayan terasa efeknya terutama karena anak jadi lebih mau duduk sendiri tanpa takut.
Biasanya potty diletakkan di sudut kamar mandi supaya anak mulai terbiasa melihat dan menggunakannya sendiri. Lama-lama anak jadi lebih paham kapan harus pipis atau BAB.
👉 Kalau lagi mulai proses toilet training, produk seperti ini lumayan membantu buat dipertimbangkan.
Toilet Training Memang Proses, Bukan Lomba ❤️
Makin ke sini baru terasa kalau setiap anak punya waktu belajar yang berbeda.
Kadang yang dibutuhkan bukan metode rumit, tapi suasana yang nyaman dan penuh sabar.

Post a Comment