Tren Biophilic Design, Cara Bawa Suasana Hijau ke Dalam Rumah
Rumah Cantik Ternyata Belum Tentu Selalu Terasa Nyaman 😅
Ada masa ketika semangat sekali menata rumah setelah punya anak. Melihat inspirasi rumah di media sosial rasanya menyenangkan. Mulai dari memindahkan posisi sofa, mengganti warna sarung bantal, menambah dekorasi kecil, sampai berkali-kali mengubah susunan rak.
Hasilnya memang terlihat lebih rapi 😍
Tapi anehnya, setelah beberapa waktu ada perasaan yang sulit dijelaskan.
Rumah terlihat bagus di foto, tetapi suasananya terasa agak dingin. Kadang terasa terlalu penuh barang atau malah seperti ada sesuatu yang kurang.
Di tengah aktivitas sehari-hari yang cukup padat, rasanya ingin punya rumah yang bukan hanya enak dipandang, tapi juga membuat pikiran lebih tenang.
Mengurus anak, memasak, membereskan rumah, menemani bermain, lalu mengulang rutinitas yang sama setiap hari kadang membuat kepala terasa penuh 😭
Sampai suatu waktu mulai sering melihat istilah biophilic design.
Awalnya terdengar rumit dan seperti konsep desain mahal.
Ternyata setelah dicari tahu, konsepnya justru cukup sederhana.
Biophilic design adalah cara menghadirkan unsur alam ke dalam rumah supaya suasana terasa lebih hidup, nyaman, dan terasa dekat dengan alam.
Ternyata Tidak Harus Punya Rumah Besar
Saat mendengar rumah dengan konsep alami, yang langsung muncul di kepala biasanya rumah besar dengan taman luas, jendela tinggi, dan banyak tanaman di mana-mana.
Padahal ternyata tidak harus seperti itu.
Rumah kecil, rumah sederhana, apartemen, bahkan ruangan sempit juga tetap bisa menerapkan konsep ini.
Karena inti biophilic design bukan tentang ukuran rumah.
Yang lebih penting adalah menghadirkan elemen alam ke dalam aktivitas sehari-hari.
Lucunya, setelah mulai mencoba beberapa perubahan kecil, suasana rumah memang terasa berbeda.
Bukan berubah drastis seperti rumah di majalah desain interior 😅
Tapi rasanya lebih nyaman dan lebih segar.
Cara Membawa Suasana Hijau ke Dalam Rumah
Beberapa hal sederhana ini cukup mudah dicoba:
1. Tambahkan tanaman kecil
Tidak perlu langsung membeli banyak tanaman.
Mulai dari:
- lidah mertua
- monstera mini
- sirih gading
- peace lily
- kaktus kecil
Sudut rumah langsung terasa lebih hidup.
2. Gunakan warna yang terinspirasi alam
Beberapa warna yang terasa menenangkan:
- hijau sage
- putih
- beige
- cokelat kayu
- abu-abu hangat
3. Manfaatkan cahaya alami
Biasanya pagi hari mulai membuka jendela agar cahaya masuk ke dalam rumah.
Ruangan terasa lebih segar dibanding suasana yang terlalu gelap sepanjang hari.
4. Tambahkan material alami
Contohnya:
- rak kayu
- keranjang rotan
- meja bambu
- dekorasi anyaman
5. Buat sudut healing kecil
Tidak perlu ruang khusus.
Satu kursi kecil dekat jendela dengan tanaman dan buku favorit kadang sudah cukup.
Hal yang Akhirnya Dipelajari
Makin ke sini baru terasa kalau rumah bukan sekadar tempat tinggal.
Rumah juga tempat mengisi ulang tenaga setelah hari yang panjang.
Dan ternyata suasana hijau kecil di sudut rumah kadang bisa memberikan rasa tenang yang tidak disangka-sangka 💚

Post a Comment