Karbohidrat Itu Bukan Penyebab Utama Gemuk, Ini yang Baru Disadari Setelah Punya Anak
Saat Semua Orang Menyalahkan Karbohidrat ðŸ˜
Setelah punya anak, ada masa di mana badan rasanya mulai berubah. Celana favorit terasa makin pas, pipi terlihat sedikit lebih penuh, dan mulai muncul pikiran, "Kayaknya harus mulai jaga makan nih."
Masalahnya, saat mulai cari informasi soal menurunkan berat badan, hampir semua yang muncul mirip-mirip.
Jangan makan nasi.
Kurangi karbohidrat.
Hindari roti.
Ganti semua dengan makanan rendah karbohidrat.
Lama-lama karbohidrat terasa seperti musuh besar 😅
Akhirnya sempat ikut mengurangi nasi cukup banyak. Awalnya memang terasa menyenangkan karena berat badan sedikit turun. Tapi beberapa hari berikutnya mulai terasa aneh.
Cepat lapar.
Mood naik turun.
Mudah capek.
Bahkan kadang malam malah jadi lapar berat dan akhirnya mencari camilan apa saja yang ada di dapur ðŸ˜
Di situ mulai muncul pertanyaan, jangan-jangan masalahnya bukan karbohidrat.
Karbohidrat Sebenarnya Dibutuhkan Tubuh
Setelah mulai membaca lebih banyak dan memperhatikan pola makan sendiri, ternyata tubuh memang membutuhkan karbohidrat.
Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama.
Tubuh menggunakan energi itu untuk:
- bergerak
- berpikir
- beraktivitas
- menjaga stamina
Apalagi untuk ibu yang dari pagi sampai malam aktivitasnya seperti tidak ada tombol berhenti 😅
Mengurus anak saja kadang rasanya sudah seperti olahraga seharian.
Kalau tubuh kekurangan energi, badan juga bisa terasa lemas.
Yang Sering Jadi Masalah Ternyata Bukan Karbohidratnya
Hal yang baru disadari, sering kali yang membuat berat badan bertambah bukan sekadar makan nasi atau makan roti.
Biasanya gabungan dari beberapa kebiasaan seperti:
- porsi makan berlebihan
- minuman manis terlalu sering
- kurang gerak
- tidur berantakan
- camilan berlebihan
Kadang nasi yang disalahkan, padahal teh manis, gorengan, dan kebiasaan ngemil tengah malam juga ikut berperan ðŸ˜
Cara Menikmati Karbohidrat Tanpa Rasa Bersalah
Sekarang pola makan terasa lebih nyaman dengan cara sederhana:
1. Tetap makan karbohidrat secukupnya
Tidak perlu menghilangkan total.
2. Tambahkan protein
Protein membantu rasa kenyang lebih lama.
3. Perbanyak sayur
Piring terasa lebih seimbang.
4. Dengarkan rasa lapar tubuh
Makan saat lapar dan berhenti saat cukup.
Makanan Tidak Perlu Ditakuti
Sekarang mulai sadar kalau hidup sehat ternyata bukan soal mencari satu musuh utama 😅
Karbohidrat itu bukan penyebab utama gemuk.
Yang lebih penting justru pola hidup secara keseluruhan.
Karena pada akhirnya, tubuh tidak hanya butuh angka di timbangan turun. Tubuh juga butuh energi untuk menjalani hari yang panjang.

Post a Comment