Gaya Hidup Minimalis vs Maksimalis Fungsional: Pilih Mana?

Table of Contents

Ternyata Setelah Punya Anak, Rumah dan Hidup Sama-Sama Ikut Berubah 😅

Setelah punya anak, ada satu hal yang pelan-pelan berubah tanpa terasa: jumlah barang di rumah 😭

Awalnya merasa rumah masih aman. Meja masih kosong, rak masih rapi, lemari masih lega. Tapi makin lama muncul mainan baru, perlengkapan anak, botol minum, buku, bantal tambahan, sampai barang kecil yang entah datang dari mana.

Pernah melihat video rumah minimalis di internet. Semuanya terlihat rapi, bersih, dan tenang. Rasanya langsung berpikir, "Wah enak ya kalau rumah seperti ini."

Akhirnya mulai mencoba mengurangi barang. Beberapa disimpan, beberapa disumbangkan.

Tapi setelah beberapa minggu, mulai sadar ada yang terasa kurang nyaman.

Terlalu banyak mengurangi barang ternyata juga tidak selalu cocok.

Karena kenyataannya, kehidupan sehari-hari dengan anak kecil sering membutuhkan banyak hal praktis.

Minimalis dan Maksimalis Ternyata Tidak Sesederhana yang Dipikirkan

Awalnya mengira minimalis berarti sedikit barang, sedangkan maksimalis berarti banyak barang.

Padahal setelah dijalani, ternyata tidak sesederhana itu.

Minimalis lebih fokus pada memiliki barang secukupnya.

Sementara maksimalis fungsional lebih fokus pada memiliki barang yang membantu aktivitas, meskipun jumlahnya lebih banyak.

Jadi bukan soal mana yang lebih bagus.

Yang penting adalah apakah barang tersebut benar-benar berguna.

Perbedaan yang Mulai Terasa

Gaya hidup minimalis

Kelebihan:

  • rumah terasa lebih lega
  • lebih mudah dibersihkan
  • pikiran terasa lebih ringan

Tantangan:

  • kadang harus lebih sering menyesuaikan kebutuhan

Gaya hidup maksimalis fungsional

Kelebihan:

  • kebutuhan sehari-hari lebih lengkap
  • aktivitas terasa praktis

Tantangan:

  • rumah lebih cepat terasa penuh

Hal yang Sekarang Dipakai Sebagai Patokan

Sekarang sebelum membeli sesuatu, biasanya mulai bertanya ke diri sendiri:

  • apakah barang ini akan sering dipakai?
  • apakah ada fungsi jelas?
  • apakah barang serupa sudah ada?
  • apakah hanya tertarik sesaat?

Pertanyaan sederhana seperti ini ternyata cukup membantu.

Pilih yang Cocok dengan Kehidupan Sendiri

Sekarang justru merasa tidak harus memaksa mengikuti tren tertentu 😅

Rumah tidak harus kosong supaya terlihat tenang.

Dan rumah juga tidak harus penuh supaya terasa lengkap.

Kalau dipikir-pikir, mungkin yang paling nyaman ada di tengah-tengah.

Tidak terlalu sedikit, tidak terlalu banyak.

Cukup punya barang yang dipakai, membantu kehidupan sehari-hari, dan membuat rumah terasa lebih nyaman untuk seluruh keluarga ❤️

Post a Comment