Mengatasi GTM pada Anak dengan Metode Sensory Play Khusus
Waktu Makan Pernah Jadi Momen Paling Melelahkan 😅
Ada fase ketika anak benar-benar menolak makan hampir setiap hari ðŸ˜
Baru melihat sendok saja sudah menggeleng. Kadang mulut langsung rapat, kadang malah lari keliling rumah sambil menangis.
Sebagai ibu, rasanya campur aduk 😅
Khawatir anak kurang nutrisi, takut berat badan turun, tapi di sisi lain juga capek mental karena setiap jam makan berubah jadi “perang kecil”.
Berbagai cara sudah dicoba.
Mulai dari mengganti menu, menyuapi sambil jalan-jalan, sampai menonton video saat makan ðŸ˜
Tapi yang cukup mengejutkan, perubahan justru mulai terasa saat mencoba sensory play.
Awalnya tidak menyangka kalau bermain bisa membantu anak lebih nyaman dengan makanan.
Ternyata GTM Tidak Selalu Soal Anak Tidak Lapar
Ini yang baru dipahami.
Beberapa anak ternyata sensitif terhadap:
- tekstur makanan
- bau
- warna
- rasa
- bentuk makanan
Makanya ada anak yang langsung menolak makanan tertentu bahkan sebelum mencobanya 😅
Dan sensory play membantu anak mengenal makanan tanpa tekanan “harus makan”.
Sensory Play yang Lumayan Membantu Saat GTM
Tidak harus alat mahal ðŸ˜
Beberapa aktivitas sederhana ini ternyata cukup membantu:
1. Bermain tekstur makanan
Misalnya:
- meremas kentang kukus
- menyentuh nasi
- bermain buah potong
Tujuannya supaya anak lebih familiar dengan makanan.
2. Membiarkan anak eksplor sendiri
Kadang anak cuma ingin memegang dulu sebelum mau makan.
3. Gunakan warna dan bentuk menarik
Anak sering lebih tertarik makanan yang terlihat “seru” 😅
4. Jangan langsung memaksa makan
Ini bagian paling sulit ðŸ˜
Tapi tekanan berlebihan justru sering membuat anak makin menolak.
Hal yang Mulai Berubah Setelah Lebih Santai
Awalnya memang tidak langsung berhasil.
Tapi lama-lama ada perubahan kecil yang cukup terasa:
- anak mulai mau menyentuh makanan
- lebih penasaran mencoba
- waktu makan tidak terlalu tegang
- ibu juga lebih tenang 😅
Dan ternyata suasana makan memang sangat memengaruhi anak.
Tips Menghadapi Anak GTM Tanpa Drama Berlebihan
Beberapa hal ini akhirnya paling membantu:
- jangan memaksa anak menghabiskan makanan
- fokus ke progress kecil
- buat suasana makan menyenangkan
- hindari marah saat anak menolak makan
- beri contoh makan bersama keluarga
👉 Kadang anak butuh waktu untuk nyaman dengan makanan baru.
Ternyata Anak Belajar Lewat Bermain ❤️
Makin ke sini baru terasa kalau anak kecil memang belajar banyak lewat eksplorasi.
Termasuk soal makan ðŸ˜
Dan ternyata, saat tekanan dikurangi lalu diganti dengan pengalaman bermain yang menyenangkan, anak justru perlahan lebih terbuka mencoba makanan baru.
Memang prosesnya tidak instan.
Tapi melihat anak mulai mau makan lagi sedikit demi sedikit rasanya benar-benar melegakan ❤️

Post a Comment